Sistem Pemilu

Leave a comment

03/02/2010 by weinarifin


Buku ini merupakan hasil dari Proyek Administrasi dan Biaya Pemilu (ACE Project), yaitu usaha kemitraan gabungan dan terus-menerus dari PBB, IFES, dan International IDEA dalam pengumpulan informasi dan penerbitan elektronik. Para mitra proyek percaya bahwa pernyataan gagasan secara terbuka dan arus informasi yang bebas itu penting bagi perancangan dan penerapan pemilu demokratis yang sah dan diselenggarakan secara efektif.
Topik Sistem Pemilu berhubungan dengan hal-hal mengenai tipe perwakilan dan sifat demokrasi yang dijadikan dasar sistem pemilu. Pilihan sistem pemilu merupakan sebuah keputusan yang fundamental mengenai bagaimana politik akan dirancang. Sekali dipilih, sistem pemilu cenderung untuk tetap konstan. Sebagai tinjauan umum topik Sistem Pemilu, silakan melihat Tinjauan Umum. Tinjauan historis yang singkat tentang evolusi sistem-sistem pemilu dapat ditemukan dalam Tinjauan Historis. Dalam menentukan sistem pemilu yang sesuai, para perancang harus memperhitungkan Pertimbangan Administratif dan Pertimbangan Biaya sebagai tambahan pada Prinsip Dasar. Pembicaraan mengenai komponen-komponen sistem pemilu, termasuk frekuensi pemilu, ukuran parlemen, metode pemungutan suara, dan perhitungan suara menjadi kursi, dapat ditemukan dalam Komponen Perancangan.
Contoh-contoh mengenai bagaimana sistem pemilu dipilih (dan diubah) dapat ditemukan dalam Proses Pemilihan Sistem. Untuk tujuan proyek ini, sistem pemilu dikategorisasikan dalam tiga kelompok besar: Sistem Mayoritas-Pluralitas, Sistem Semi-Proporsional, dan Sistem Representasi Proporsional. Dalam kelompok-kelompok tersebut terdapat “sub-sub kelompok” (ada 10 sub kelompok). Sebanyak 212 sistem pemilu parlementer dapat dikategorisasikan dalam salah satu dari 10 anak-kelompok tersebut.
Berbagai macam variasi Contoh Negara memberikan contoh kongkrit yang rinci mengenai bagaimana sistem pemilu dilaksanakan secara nyata. Contoh jenis-jenis surat suara yang berbeda dapat dilihat dalam Contoh Perlengkapan. Terdapat juga daftar Referensi Tambahan untuk mereka yang ingin menjelajahi lebih jauh masalah-masalah yang kadangkala rumit sehubungan dengan sistem pemilu.

Topik Sistem Pemilu berhubungan dengan hal-hal mengenai tipe perwakilan dan sifat demokrasiyang dijadikan dasar sistem pemilu. Pilihan sistem pemilu merupakan sebuah keputusan yang fundamental mengenai bagaimana politik akan dirancang. Sekali dipilih, sistem pemilu cenderung untuk tetap konstan.

Dalam menentukan sistem pemilu yang sesuai, para perancang harus memperhitungkan Pertimbangan Administratif dan Pertimbangan Biaya. Sistem pemilu dikategorisasikan dalam tiga kelompok besar: Sistem Mayoritas-Pluralitas, Sistem Semi-Proporsional, dan Sistem Representasi Proporsional. Dalamkelompok-kelompok tersebut terdapat “sub-sub kelompok” (ada 10 sub kelompok). Sebanyak 212 sistem pemilu parlementer dapat dikategorisasikan dalam salah satu dari 10 anak-kelompoktersebut. Berbagai macam variasi Contoh Negara memberikan contoh kongkrit yang rinci mengenai bagaimana sistem pemilu dilaksanakan secara nyata.

Secara lengkap tentang sistem-sistem pemilu secara teoritis dan pengalaman yang ada selama ini dapat di download pada link dibawah ini.

Download Sistem Pemilu

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pengunjung

  • 19,343 Dibaca

Top Clicks

  • None
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,896 other followers

%d bloggers like this: