Forum Peduli Sumatera Barat dan Advokasi APBD Tahun 2002

Posted on Updated on


WEIN ARIFIN ( 99 193 034 ) Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Jurusan Ilmu Politik Universitas Andalas Padang, Pembimbing I Drs. Bakaruddin RA.MS dan Pembimbing II Nuwirman S.sos, Msi. Judul Skripsi “Forum Peduli Sumatera Barat dan Advokasi APBD Tahun 2002”
Otonomi daerah dengan diberlakukannya UU No 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, memberikan konsekuensi negatif terhadap tata pemerintahan, yaitu besarnya kewenangan dari DPRD. Besarnya kewenangan dari DPRD ini, berakibat terjadinya penyalahgunaan kekuasaan, terbukti terdapatnya indikasi korupsi pada APBD Sumbar tahun 2002 dalam anggaran DPRD.
Kondisi ini menjadikan beberapa orang dari kalangan Ornop, akademisi, praktisi dan budayawan membentuk suatu wadah untuk mengadvokasi dari APBD Sumbar tahun 2002. Wadah ini dinamakan kemudian dengan Forum Peduli Sumatera Barat (FPSB). Dalam konteks ini, FPSB dikategorikan sebagai kelompok kepentingan.
Dalam melakukan gerakan advokasinya, FPSB dianggap berhasil karena proses persidangan memenangkan pihak FPSB, baik di tingkatan pengadilan negeri maupun kasasi. Selain itu, FPSB berhasil dalam melakukan kontrol terhadap pemerintahan dan ini membawa efek domino pada daerah-daerah lain di Indonesia. Faktor-faktor ini mejadikan tema FPSB dan advokasinya, menarik untuk diteliti oleh peneliti.
Berhubungan dengan hal tersebut, penelitian berusaha untuk menjelaskan apa ciri dan karakter dari FPSB sebagai kelompok kepentingan, bagaimana langkah-langkah strategis FPSB dalam melakukan advokasinya dan apa faktor penyebab dari keberhasilan gerakan advokasi FPSB. Sebagai kerangka konseptual dalam menjawab rumusan permasalahan, Penelitian menggunakan teori kelompok kepentingan dan konsep langkah-langkah advokasi beserta faktor-faktor penyebab keberhasilannya.
Tipe dan pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara mendalam dan dokumentasi. Pemilihan informan dengan menggunakan metode purposive sampling. Data yang ditemukan dianalisa dengan menggunakan analisa etik dan emik dan sebagai unit analisisanya adalah individu.
Dari hasil penelitian didapatkan ciri dan karakter dari FPSB, dilihat dari segi: bentuk organisasi, keanggotaan, mekanisme pengambilan keputusan dan dikategorikan FPSB sebagai kelompok kepentingan institusional. Dalam advokasinya, FPSB melakukan langkah-langkah strategis yaitu: merumuskan masalah dan isu strategis, terbentuknya lingkar inti (allies), mempengaruhi pembuat kebijakan melalui lobi, merancang sasaran dan strategi, pengawasan dan presure, kampanye isu, dan menggalang sekutu dan dukungan. Adapun faktor-faktor penyebab dari keberhasilan gerakan advokasi FPSB adalah: anggota yang otentik, adanya intelektual kampus, jaringan yang luas dan beragam, lembaga yang independen, mandiri dari segi pendanaan, bersifat terbuka, mendapat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat dan yang terutama dari pers, strattegi gerakan yang memfokuskan pada cara non-konvensional, ketepatan dalam membaca kondisi, serta pengawasan dan presure yang berkesinambungan.
Advertisements

One thought on “Forum Peduli Sumatera Barat dan Advokasi APBD Tahun 2002

    black tea said:
    26/07/2013 at 3:21 am

    An impressive share! I have just forwarded this onto a colleague who was
    doing a little research on this. And he actually ordered me lunch due to the fact
    that I found it for him… lol. So allow me to reword this.
    … Thank YOU for the meal!! But yeah, thanks for spending some time to talk about this issue here on your
    web site.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s